CKG Diperluas Perkuat Upaya Pencegahan TBC

oleh -1 Dilihat
banner 468x60

Jakarta – Pemerintah terus mengakselerasi transformasi layanan kesehatan nasional dengan memperluas Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan memperkuat langkah penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar percepatan transformasi sektor kesehatan terus dilakukan. Salah satu fokus yang mendapat perhatian khusus adalah perluasan Program CKG serta penguatan upaya pencegahan dan pengendalian TBC yang masih menjadi salah satu masalah kesehatan nasional.

banner 336x280

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pelaksanaan Program CKG memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kesehatan masyarakat. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan banyak kasus penyakit yang sebelumnya tidak teridentifikasi karena masyarakat belum pernah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

“Setelah program pemeriksaan kesehatan gratis dijalankan secara luas, terlihat bahwa jumlah masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan tanpa disadari sebelumnya mencapai angka yang sangat besar, bahkan hingga jutaan orang,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Program CKG menjadi salah satu program unggulan pemerintah dalam mendorong deteksi dini penyakit. Sepanjang tahun 2025, lebih dari 70 juta warga telah memanfaatkan layanan tersebut. Sementara hingga tahun 2026, jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tercatat telah melampaui 42,3 juta orang yang tersebar di 38 provinsi.

Pada sektor penanggulangan TBC, pemerintah melaporkan adanya penurunan estimasi kasus menjadi sekitar 1,08 juta kasus pada tahun ini. Capaian tersebut didorong oleh semakin intensifnya kegiatan skrining dan pelacakan kasus yang dilakukan di berbagai daerah.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza menjelaskan bahwa Program CKG merupakan bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan primer yang bertujuan mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat melalui deteksi dini berbagai penyakit dan faktor risiko kesehatan.

“Banyak penyakit seperti TBC, tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, anemia pada remaja putri, maupun gangguan pertumbuhan anak yang sering tidak menimbulkan gejala pada fase awal. Karena itu, program ini diharapkan mampu mengubah pola layanan kesehatan dari yang sebelumnya lebih menitikberatkan pada pengobatan menjadi lebih fokus pada pencegahan dan deteksi dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif,” kata Raja Ariza.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *