Aceh – Presiden Joko Widodo meresmikan AMANAH Youth Creative Hub di Kabupaten Aceh Besar pada 15 Oktober, menandai langkah penting dalam pemberdayaan generasi muda Aceh. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di Indonesia dan apresiasi terhadap kontribusi pemuda Aceh yang telah menunjukkan kreativitas dan inovasi luar biasa. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di Jawa, tetapi merata di seluruh Indonesia, termasuk wilayah paling barat, Aceh.

Presiden Jokowi menggarisbawahi bahwa AMANAH Youth Creative Hub adalah wujud dari perhatian khususnya terhadap anak muda Aceh, yang selama ini menunjukkan potensi besar dalam berbagai bidang. “Gedung AMANAH ini adalah hasil dari komitmen pemerintah untuk terus mendorong generasi muda di Aceh berinovasi dan berkontribusi bagi masa depan bangsa. Saya berharap program ini akan menjadi katalis bagi mereka untuk terus berkarya dan menghasilkan produk yang mendunia,” ujar Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengapresiasi produk unggulan yang telah dihasilkan oleh para pemuda di Aceh melalui AMANAH, seperti Nilam Aceh, kopi Lamno, dan produk fashion. “Produk-produk ini tidak hanya mengangkat nama Aceh, tetapi juga membawa harum Indonesia di kancah internasional. Nilam Aceh telah diekspor ke Prancis dan digunakan oleh perusahaan parfum besar dunia. Ini membuktikan bahwa kualitas produk lokal kita sangat bersaing,” tambahnya. Selain itu, kopi Lamno yang telah dihidupkan kembali kini menjadi komoditas ekspor yang diminati di Korea dan Jepang.

Presiden juga menyebut bahwa penggunaan teknologi mutakhir oleh pemuda Aceh telah membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor. “Penggunaan teknologi seperti drone untuk pemetaan dan aplikasi manajemen pertanian menunjukkan bahwa pemuda kita sudah mampu memanfaatkan teknologi tinggi untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas. Ini adalah inovasi yang luar biasa,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi berharap AMANAH Youth Creative Hub akan terus berkembang dan berperan sebagai pusat inovasi bagi generasi muda Aceh. “Saya berharap program ini akan terus berkelanjutan. Ini adalah amanat bagi generasi muda Aceh untuk menciptakan masa depan yang lebih baik, lebih makmur, dan lebih maju. AMANAH adalah rumah bagi kalian semua untuk terus berinovasi,” tegas Jokowi di akhir sambutannya.

Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, juga memberikan penghormatan tinggi kepada Presiden Jokowi atas dedikasinya dalam mendukung pembangunan generasi muda, khususnya di Aceh. Budi Gunawan menekankan bahwa AMANAH Youth Creative Hub adalah hasil pemikiran Presiden Jokowi yang bertujuan untuk memberdayakan pemuda Aceh melalui berbagai inovasi dan produk unggulan. “Presiden Jokowi adalah pemimpin dengan visi besar yang selalu menempatkan pemuda sebagai prioritas. AMANAH ini adalah buktinya. Gedung ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol komitmen Presiden untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi pemuda di Aceh,” ujar Budi Gunawan.

Budi Gunawan mengungkapkan bahwa pembangunan AMANAH Youth Creative Hub melibatkan lebih dari 20.000 pemuda Aceh dan memakan waktu satu tahun. Pembangunan ini didukung oleh Kementerian PUPR dan pemerintah daerah setempat. “Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Gedung AMANAH telah menjadi rumah bagi lebih dari 20.000 anak muda Aceh yang terus berkarya dan berinovasi. Produk-produk yang dihasilkan memiliki kualitas internasional, seperti Nilam Aceh yang telah menjadi komoditas ekspor utama dan diminati oleh industri parfum dunia,” jelasnya.

Selain itu, Budi Gunawan juga menyoroti pencapaian pemuda Aceh dalam pengembangan teknologi dan industri. “Pemuda Aceh tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga menciptakan teknologi seperti kapal fiber dan kendaraan listrik. Ini adalah inovasi yang luar biasa, menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya. Lebih lanjut, Budi Gunawan menyebutkan bahwa AMANAH telah memotong rantai pasokan dan menekan biaya produksi dengan memproduksi komponen-komponen yang sebelumnya harus dipasok dari luar Aceh.

Budi Gunawan mengakhiri sambutannya dengan menyatakan bahwa AMANAH Youth Creative Hub adalah warisan berharga dari Presiden Jokowi untuk pemuda Aceh. “Gedung ini adalah warisan yang akan dikenang oleh pemuda Aceh sebagai amanat dari Presiden Jokowi. Kami berharap gedung ini akan terus menjadi rumah bagi inovasi dan kreativitas anak-anak muda Aceh, membawa masa depan yang lebih cerah dan lebih makmur,” ucap Budi Gunawan.

Acara peresmian ditutup dengan pantun dari Budi Gunawan yang menyiratkan harapan besar bagi masa depan pemuda Aceh: “Nilam dan kopi kini mendunia, pemuda Aceh semakin berjaya.”

banner 468x60

Aceh – Inisiatif luar biasa telah dimulai oleh Presiden Joko Widodo dengan membuat program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) yang direalisasikan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dalam meningkatkan kualitas generasi muda Aceh. Presiden Jokowi tiba di Gedung AMANAH, Ladong, Aceh Besar (15/10) didampingi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D., P.S.M., dengan dimeriahkan oleh 800 penari pemuda Aceh.

Presiden Joko Widodo terlebih dahulu berkeliling untuk melihat berbagai stand karya anak muda Aceh dalam program AMANAH. Presiden Jokowi banyak berinteraksi dengan pemuda-pemuda AMANAH yang merupakan pengusaha muda, petani muda, seniman, content creator dan pegiat kreatif muda lainnya.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyatakan bahwa kini Indonesia menghadapi ketidakpastian global yang disebabkan oleh tiga faktor utama: ketidakpastian ekonomi dengan pertumbuhan dunia yang sangat rendah dan banyak negara jatuh ke resesi; ketidakpastian geopolitik akibat konflik yang terus berlangsung seperti perang Ukraina, konflik Israel-Palestina, dan ketegangan di Timur Tengah; dan dampak nyata perubahan iklim dengan bencana alam dan suhu ekstrem yang membuat persaingan antarnegara semakin ketat.

“Oleh sebab itu, kunci kita adalah bagaimana kita bisa menciptakan SDM unggul, sehingga kita bisa berkompetisi dengan negara lain. Kita Alhamdulillah tahun kemarin, ekonomi kita masih tumbuh 5,08 persen, tahun ini kita perkirakan juga Insha Allah masih di atas 5 persen. Dan kita harapkan nanti dengan pelantikan Presiden baru, Bapak Prabowo Subianto, ekonomi kita akan jauh lebih baik,” sambutnya.

Presiden Jokowi menunjukkan rasa kagumnya melihat inovasi dan kreativitas anak-anak muda di Aceh, yang menurutnya sangat berkelas, dan menunjukkan kualitas yang luar biasa.

“Hari ini saya betul-betul sangat kagum atas inovasi, atas kreativitas anak-anak muda di Aceh yang saya lihat sangat kreatif dan inovatif, baik itu di urusan fashion, utamanya Muslim fashion, desain, betul-betul sangat berkelas, menurut saya sangat berkelas,” puji Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengapresiasi Badan Intelijen Negara (BIN) yang telah berhasil merealisasikan amanat dalam membangun Youth Creative Hub di Aceh dan berharap inisiasi serupa dapat diimplementasikan di wilayah lain di Indonesia.

“Lompatannya tidak kalah, tinggal bagaimana secara konsisten digosok dan diasah terus sehingga muncul inovasi baru di Provinsi Aceh. Saya sangat mengapresiasi BIN (Badan Intelijen Negara) yang telah menyiapkan ini, dan kita harapkan di semua provinsi nanti ada Creative Hub seperti ini,” imbuhnya.

Kepala BIN Budi Gunawan pun mengungkapkan terima kasihnya kepada Presiden Jokowi yang menurutnya benar-benar telah membangun dan menyebarkan pembangunan secara merata di seluruh Indonesia.

“Beliau adalah Presiden dengan approval rating yang tinggi. Bapak Presiden Jokowi betul-betul telah membangun dan meratakan pembangunan Indonesia, tidak hanya Jawasentris. Hatinya betul-betul untuk Indonesia,” kata Kepala BIN Budi Gunawan.

Menurutnya, AMANAH merupakan salah satu inisiatif luar biasa yang lahir dari pemikiran Presiden Joko Widodo untuk mendukung generasi muda di Aceh. Setelah suksesnya PYCH di Papua, AMANAH hadir sebagai bukti kecintaan Presiden terhadap pemuda dari ujung timur hingga barat Indonesia.

“AMANAH adalah buah pemikiran Presiden Jokowi untuk anak muda Aceh setelah peresmian Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Papua. Presiden pun memberi pemerintah kepada BIN untuk membangun Youth Creative Hub di Aceh, yang menunjukkan kecintaan Presiden terhadap anak muda baik di ujung timur dan ujung barat Indonesia,” ujarnya.

Dalam satu tahun, program ini terbukti efektif dengan bantuan Kementerian PUPR dan dukungan dari pejabat serta tokoh ulama Aceh. Hingga kini, AMANAH telah mencatatkan 20.256 anggota muda Aceh dan berfokus pada pengembangan di tujuh sektor strategis yaitu sektor pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, industri ekonomi kreatif, olahraga, social movement.

“AMANAH akan selalu dikenang sebagai amanat Bapak Presiden Jokowi untuk masa depan Aceh. Mereka melihat AMANAH akan membawa harapan masa depan untuk lebih makmur, sejahtera dan maju,” tambah Kepala BIN Budi Gunawan.

Aceh – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Amanah Youth Creative Hub (AYCH) di gedung pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat atau AMANAH, yang berlokasi di di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar, Selasa (15/10).

Dalam pidato peresmiannya, Presiden Jokowi mengaku sangat kagum terhadap kreativitas dan inovasi anak muda Aceh.

“Saya melihat sangat inovatif baik di urusan fashion, muslim fashion, desain, sangat berkelas,” kata Presiden Jokowi.

AMANAH dinilai dapat mendorong pengembangan kreativitas dan inovasi anak muda, khususnya di Aceh, serta membuka peluang untuk terjun dalam industri kreatif yang berkelanjutan.

Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa produk yang dihasilkan AMANAH ini layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan yang tinggi.

“Saya sangat mengapresiasi dan menghargai semua inovasi AMANAH yang patut diberikan acungan jempol,” tutur Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D mengatakan bahwa Amanah Youth Creative Hub merupakan buah pemikiran dari Presiden Joko Widodo kepada anak muda di Aceh.

“Kecintaan Presiden pada anak-anak muda di ujung timur dan ujung barat Indonesia sangat luar biasa,” kata Budi Gunawan.

Dirinya menyatakan kebanggaannya karena Presiden Jokowi sudah melihat langsung produk-produk yang dihasilkan oleh AMANAH yang semuanya mempunyai keunggulan kompetitif.

“Bapak Presiden sudah berkekliling dan melihat sejumlah capaian dan produk Amanah. Kendaraan Listrik, Produk fashion, pertanian yang berkualitas ekspor sekaligus bisa memenuhi program gratis dan bergizi Prabowo-Gibran,” katanya.

Tidak lupa Kepala BIN juga menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang telah mendengarkan asoirasin anak muda Aceh sehingga bisa mendirikan Gedung AMANAH ini.

“AYCH akan selalu di kenang sebagai amanat Jokowi sebagai masa depan anak muda Aceh. Untuk lebih Makmur dan sejahtera. Insya Allah program Amanah ini harus terus dilanjutkan,” tutur Kepala BIN.

Sebelumnya, Presiden Jokowi didampingi Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D., berkesempatan untuk mengelilingi gedung Amanah, baik outdoor mauoun indoor, dimana Jokowi sangat mengapresiasi UMKM yang dikembangkan melalui program Amanah ini, seperti kreasi tenun dan batik, bordir Aceh.

Selain itu terdapat sejumlah booth aplikasi Amanah karya milenial Aceh, cafe Amanah yang juga memperkerjakan teman tulis, dan laboratorium kopi. Jokowi juga sempat berbelanja di UMKM Amanah.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Aceh adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. [-red]

Aceh – Presiden Joko Widodo meresmikan AMANAH Youth Creative Hub, sebuah pusat kreativitas anak muda yang digagas untuk memajukan potensi generasi muda di Aceh. Acara peresmian ini menjadi bukti nyata komitmen Presiden Jokowi dalam mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia, bukan hanya di Pulau Jawa, tetapi juga di daerah-daerah lain dari Sabang hingga Merauke.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa Presiden Jokowi telah berhasil mengubah paradigma pembangunan dari yang selama ini dianggap Jawa-sentris menjadi Indonesia-sentris. “Presiden Jokowi telah membangun dan memeratakan pembangunan Indonesia, beliau berhasil menghapus stigma Jawa-sentris menjadi Indonesia-sentris,” ujar Budi Gunawan.

Ia menambahkan bahwa AMANAH Youth Creative Hub merupakan buah pemikiran dari Presiden Jokowi untuk mengembangkan potensi anak muda di Aceh. “AMANAH Youth Creative Hub ini adalah merupakan buah pemikiran dari Bapak Presiden Joko Widodo terhadap anak muda di Aceh. Hal ini membuat pembangunan Indonesia sangat merata dari Sabang hingga Merauke,” katanya.

Pusat kreativitas ini telah menghasilkan sejumlah produk andalan yang berhasil menarik perhatian internasional, seperti Nilam Aceh, Kopi Lamno, Beras Premium, hingga kendaraan listrik dan bengkel motor dengan standar Grade A. Produk-produk ini menjadi bukti bahwa potensi lokal Aceh dapat bersaing di pasar global. “AMANAH Youth Creative Hub telah memiliki produk andalan seperti Nilam Aceh, Kopi Lamno, Beras Premium, hingga kendaraan listrik dan bengkel motor dengan level Grade A serta lainnya. Produk-produk ini sangat diminati oleh komunitas internasional,” tambah Budi Gunawan.

Budi Gunawan juga mengungkapkan bahwa momen peresmian ini sangat bersejarah bagi anak muda Aceh. Mereka mendapat kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Presiden Jokowi, yang memperlakukan AMANAH Youth Creative Hub sebagai rumah bagi anak-anak muda di Aceh. “Momen hari ini sangat bersejarah bagi anak muda Aceh, bisa berinteraksi langsung dengan Bapak Presiden dan kapanpun bapak ke Aceh, AMANAH Youth Creative Hub ini adalah rumah bagi anak-anak bapak semuanya,” ujarnya.

Presiden Jokowi sendiri mengungkapkan kekagumannya atas kreativitas dan inovasi anak muda Aceh. “Hari ini saya sangat kagum atas inovasi atas kreativitas anak muda di Aceh yang saya lihat sangat kreatif dan inovatif, baik itu di urusan fashion, utamanya Muslim fashion, desain, betul-betul sangat berkelas, menurut saya sangat berkelas,” ungkap Presiden Jokowi.

Presiden juga menekankan bahwa kekuatan Aceh terletak pada dua komoditas unggulan, yaitu kopi dan nilam. Ia berharap agar pemerintah provinsi dan kabupaten dapat fokus mengembangkan kedua komoditas ini. “Kekuatan di Aceh menurut saya, kopi, yang kedua nilam. Ini yang harus menjadi fokus konsentrasi, Pemprov, Pemkab agar pengembangan barang-barang komoditas betul-betul diperhatikan, tidak usah banyak-banyak, konsentrasi di dua hal ini,” jelasnya.

Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif BIN dalam mempersiapkan AMANAH Youth Creative Hub. Ia berharap agar setiap provinsi di Indonesia memiliki Creative Hub serupa yang dapat mendukung pengembangan kreativitas anak muda. “Saya sangat mengapresiasi inisiasi dari BIN yang telah menyiapkan ini, dan kita harapkan di semua provinsi nanti ada Creative Hub seperti ini,” kata Presiden Jokowi.

AMANAH Youth Creative Hub akan selalu dikenang sebagai amanat dari Presiden Jokowi untuk masa depan Aceh, membawa harapan bagi generasi muda Aceh untuk masa depan yang lebih makmur, sejahtera, dan maju.

ACEH — Dalam rangka mengoptimalkan kompetensi anak muda Aceh, Presiden RI, Joko Widodo meresmikan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) pada 15 Oktober 2024 di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Badan Intelijen Negara (BIN) menginisiasi program AMANAH yang merupakan komitmen kuat Presiden Jokowi dalam rangka memberdayakan generasi muda Aceh untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah dan gemilang.

Presiden Joko Widodo melalui BIN memiliki komitmen yang sangat kuat untuk memberikan dukungan secara nyata kepada para anak muda. Dengan diresmikannya Gedung AMANAH beserta seluruh fasilitas yang memadai, maka pemuda-pemudi Aceh melalui berbagai program kegiatan dapat meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan profesionalitas.

Presiden RI, Joko Widodo mengatakan dalam bahwa perlunya menciptakan SDM yang unggul sehingga bisa berkompetisi dengan negara-negara lainnya.

“Kunci kita adalah bagaimana kita bisa menciptakan SDM unggul, sehingga kita bisa berkompetisi dengan negara lain,” kata Presiden Jokowi.

“Hari ini saya betul-betul sangat kagum atas inovasi, atas kreativitas anak-anak muda di Aceh yang saya lihat sangat kreatif dan inovatif, baik itu di urusan fashion, utamanya Muslim fashion, desain, betul-betul sangat berkelas, menurut saya sangat berkelas,” ujarnya.

Menurut Presiden Jokowi, produk-produk hasil karya AMANAH seperti fashion, food and beverage (fnb), dan produk lainnya memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk-produk kelas dunia.

“Produk tas AMANAH tidak kalah dengan merk dunia, mereka bisa jual dengan harga 50 bahkan hingga 100 juta, namun ternyata di sini harganya hanya 600 ribu. Barang sebagus itu dijual 600 ribu. Garapannya sangat rapi, desainnya dan ukurannya sangat bagus, dalamnya juga sangat rapi sekali,” jelas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi pun mengatakan bahwa produk-produk yang dihasilkan AMANAH dapat meningkatkan perekonomian daerah Aceh dengan sangat signifikan. Hal tersebut dikarenakan AMANAH telah berhasil menciptakan barang-barang berkelas dunia.

“Packaging juga berkelas sekali. Seluruhnya akan kita dapatkan nilai tambah yang luar biasa kalau semua produk, komoditas yang ada di Aceh ini kita jadikan barang-barang, kesempatan kerja juga terbuka, nilai tambah yang mungkin berlipat 10 atau 30 kali akan kita dapatkan juga, artinya ekonomi di Provinsi Aceh akan meningkat secara drastis,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengapresiasi hasil karya dan inovasi teknologi yang diciptakan anak muda Aceh untuk bisa bersaing dengan negara lain.

“Saya sangat menghargai, juga banyak aplikasi yang dimunculkan asli dari buatan anak muda di Aceh dan saya sangat mengapresiasi, menghargai dan kita harapkan itu betul-betul berguna. Seperti yang berkaitan dengan AI, aplikasi untuk pengairan, pemupukan, saya kira sebuah inovasi yang patut saya berikan acungan jempol dan kalau saya lihat dan bandingkan tidak kalah dengan anak muda Jakarta,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berharap akan banyak fasilitas seperti ini di seluruh Indonesia.

“Lompatannya tidak kalah, tinggal bagaimana secara konsisten digosok dan diasah terus sehingga muncul inovasi baru di Provinsi Aceh, saya sangat mengapresiasi inisiasi dari BIN (Badan Intelijen Negara) yang telah menyiapkan ini, dan kita harapkan di semua Provinsi nanti ada Creative Hub seperti ini,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan mengapresiasi kinerja Presiden Jokowi atas pemerataan pembangunan di Indonesia, tidak hanya jawasentris melainkan Indonesiasentris.

Hal ini semakin membuktikan di era Presiden Jokowi pembangunan semakin merata dari Sabang hingga Merauke. Prof. Dr. Budi Gunawan mengajak seluruh pihak untuk ikut bangga atas produk-produk yg dihasilkan AMANAH karena memiliki keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain.

“Salah satunya produk nilam yang menjadi salah satu produk terbaik di dunia ada di AMANAH. Produk ini pasarnya langsung ke Perancis dan telah menjalin kerja sama dan menjadi supply chain untuk sektor kecantikan seperti parfum di sana,” ujar Prof. Dr. Budi Gunawan.

“Berikutnya, dengan kehadiran AMANAH, kopi Aceh bisa hidup lagi dengan pasar untuk Korea dan Jepang. Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan beras di Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Timur, tidak lagi harus bergantung dari Provinsi sebelahnya, tapi bisa dipangkas untuk supply chain langsung dikerjakan di kabupaten tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Budi Gunawan mengatakan bahwa AMANAH juga ikut terlibat dalam pengembangan teknologi di Aceh seperti kendaraan listrik, robotic, dan bengkel motor dengan Grade A.

“Kendaraan listrik dan bengkel motor dengan level Grade A dan sesuai dengan peraturannya dapat langsung diproses untuk legalitasnya di Samsat. Robotik juga demikian, kita patut bangga melalui AMANAH di Aceh ini sudah mulai dikenalkan dari level SD, SMP dan SMA. Packaging juga demikian, seluruh komponennya sudah dibuat di AMANAH yang merupakan sebuah langkah terobosan yang sangat efektif dalam memotong rantai supply chain dari anak muda Aceh untuk menekan biaya produksi yang selama ini dipasok dari luar Aceh,” jelasnya.

Kemudian, di sektor pertanian dan perikanan, AMANAH telah memberdayakan anak muda untuk menghasilkan panen yang mendukung swasembada pangan di Aceh.

“Pertanian yang berkualitas dengan menggunakan metode smart agriculture, pemupukannya sangat presisi, kemudian sekaligus hasil panennya bisa untuk memenuhi program Makan Bergizi Gratis, program dari Pak Prabowo dan Mas Gibran,” kata Prof. Dr. Budi Gunawan.

“Kapal fiber yang lebih ringan dari pasaran yang terbuat dari kayu, dan jarak jelajahnya menjadi tambah jauh dan kuat, drone penyebar pupuk yang dilengkapi dengan algoritma pemupukan dan sparepartnya sudah dibuat sendiri oleh bengkel teknologi anak-anak muda AMANAH,” tambahnya.

Prof. Dr. Budi Gunawan mengatakan bahwa Presiden Jokowi telah mewakili suara dan aspirasi anak muda Aceh untuk membangun wadah guna mengembangkan inovasi dan kreativitas para generasi muda.

“Ini semua berkat kepedulian Bapak Joko Widodo, terima kasih bapak, kami mewakili suara-suara aspirasi dari anak muda Aceh. Momen hari ini sangat bersejarah bagi anak muda Aceh, bisa berinteraksi langsung dengan Bapak Presiden dan kapanpun bapak ke Aceh, AMANAH Youth Creative Hub ini adalah rumah bagi anak-anak bapak semuanya,” terangnya.

Kepala BIN berharap agar AMANAH akan membawa harapan bagi masa depan anak muda untuk lebih makmur, sejahtera, dan maju.

“Semua kemajuan yang mereka hasilkan adalah merupakan buah keberhasilan anak-anak muda yang bisa diperoleh sebagai amal jariya dari Bapak Presiden Joko Widodo. AMANAH akan selalu dikenang sebagai amanat Pak Jokowi untuk masa depan Aceh, mereka melihat melalui AMANAH ini membawa harapan akan masa depan mereka ntuk lebih makmur, sejahtera dan maju,” tutupnya.