Jakarta – Pemerintah mengarahkan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria untuk menjawab persoalan tumpang tindih regulasi, izin, kewenangan, hingga konflik penguasaan
Tag: ruu reforma agraria
RUU Agraria Diharapkan Perkuat Kepastian Hukum dan Distribusi Lahan
Jakarta — Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepastian hukum pertanahan sekaligus mendorong distribusi
RUU Reforma Agraria, Keseriusan Negara Membenahi Akar Konflik Lahan
*) Oleh: Rangga Dwi Arya Persoalan agraria di Indonesia tidak pernah semata-mata berkaitan dengan sertifikat, batas bidang tanah, atau administrasi kepemilikan. Di
Pemerintah Koreksi Tumpang Tindih Izin Agraria demi Keadilan Rakyat
Oleh: Ricky Rinaldi*) Penataan ruang dan kepemilikan tanah di Indonesia telah lama dihadapkan pada persoalan klasik tumpang tindih izin konsesi yang memicu
RUU Reforma Agraria Dinilai Sangat Penting Untuk Melindungi Hak Petani
Jakarta, Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria resmi menjadi usul inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI setelah disetujui dalam Rapat Paripurna
RUU Reforma Agraria Disiapkan untuk Selesaikan Konflik Agraria Struktural
JAKARTA – Pemerintah bersama DPR RI terus mendorong penguatan reforma agraria sebagai langkah strategis untuk menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan yang telah berlangsung
RUU Reforma Agraria Didorong Atasi Ketimpangan Penguasaan Lahan
Jakarta — Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria didorong menjadi instrumen untuk mengatasi ketimpangan penguasaan dan pemilikan lahan di Indonesia.
RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan
Oleh : Catur Ronggo*) Persoalan agraria di Indonesia tidak sekadar menyangkut siapa yang menguasai sebidang tanah. Di balik konflik lahan terdapat persoalan
RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Oleh : Radjiman Arif*) Ketimpangan penguasaan lahan masih menjadi persoalan yang menentukan kesejahteraan petani kecil. Bagi petani gurem, tanah bukan sekadar aset,












